Aku Buta, Tapi Melihat (Kisah Nyata Penyandang Retinitis Pigmentosa) | Aksiku - Toko Buku Bekas Online
Pemesanan Hubungi:
1. Djefi: SMS/Whatsapp: 0813-1063-6383 Line ID: djefi, Email: order.buku@aksiku.com
2. Farida: SMS/Whatsapp: 0813-1555-4445
"Harga Belum Termasuk Biaya Ongkos Kirim"
"Pengiriman dilaksanakan sehari setelah Pembayaran"
Home » , , , , , , » Aku Buta, Tapi Melihat (Kisah Nyata Penyandang Retinitis Pigmentosa)

Aku Buta, Tapi Melihat (Kisah Nyata Penyandang Retinitis Pigmentosa)

www.aksiku.com
www.aksiku.com

www.aksiku.com

www.aksiku.com

www.aksiku.com
Judul: Aku Buta, Tapi Melihat (Kisah Nyata Penyandang Retinitis Pigmentosa)
Penulis: Rachel Stefanie Halim
Tebal: viii, 190 halaman
Harga: Rp 18.000,-HABIS
Berat Buku: 179 g
Kulit Muka: Soft Cover Kondisi: Cukup Bagus (Buku Bekas/Kondisi fisik sesuai foto)
Penerbit: PT Elex Media Komputindo Tahun: 2012 Cet.2
Bahasa: Indonesia

Sinopsis

"Sebaiknya Ibu menyekolahkan anak Ibu di SLBA, karena mata anak Ibu lambat laun akan menjadi buta."

Bagaikan sambaran petir di siang bolong, Mami dan Papi menjadi shock berat mendengar perkataan itu. Tak pernah disangka jika anak keduanya akan menjadi penyandang tunanetra. Meski begitu, Papi tetap menyuruh Mami menyekolahkanku di sekolah umum. Aku pun bersekolah di sekolah umum.

Banyak hambatan dan kesulitan yang harus kuhadapi, baik dari teman-teman yang sering mengejekku, maupun sistem pengajaran yang memang tidak dikhususkan bagi anak setengah buta sepertiku. Meski langkahku tertatih-tatih melewati segala kesulitan dan tantangan, aku bersyukur karena tidak pernah tinggal kelas.Mami selalu mendukung dan tidak pernah membiarkan aku menyerah dalam keadaan apa pun.

Akhirnya aku berhasil mencapai gelar sarjana dan melanjutkan pergumulanku dalam dunia kerja yang punya tantangan dan hambatan tersendiri. Tak jarang aku menangis sendirian di kamar, menumpahkan segala kepedihan, ketakutan, keputusasaan, dan jeritan hatiku yang hanya kutujukan pada Tuhan. Aku sering bertanya-tanya dalam hati, “Apakah aku akan selamanya bergantung pada orangtuaku? Tidak akan bisa hidup mandiri? Bagaimana caranya agar aku bisa bekerja dan mencari uang? Ada pria yang mau menikah denganku? Yang cacat seperti ini?” Mungkinkah semua pertanyaan ini terjawab?...

Editor’s Note
Ditulis sendiri oleh pelaku. Mengundang duka dan iba ,tapi juga penuh tawa dan canda. Nikmati perjalanan hidup Rachel yang penuh liku, seorang tunanetra yang punya semangat tinggi hingga bisa menikmati kehidupan layaknya orang awas.


0 comments:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Buku Pilihan