Legend Of The Laughing Buddha (Legenda Buddha Tertawa) | Aksiku Toko Buku Bekas Online
Pemesanan Klik pada nomor untuk langsung chat :
1. Djefi: Whatsapp: 0813-1063-6383
2. Farida: Whatsapp: 0813-1555-4445
"Harga Belum Termasuk Biaya Ongkos Kirim"
"Pengiriman dilaksanakan sehari setelah Pembayaran"

Pilih Penulis - Penerbit - Kategori

Pencarian Cepat - Ketik dan Enter

Home » , , » Legend Of The Laughing Buddha (Legenda Buddha Tertawa)

Legend Of The Laughing Buddha (Legenda Buddha Tertawa)

www.aksiku.com

Judul: Legend Of The Laughing Buddha (Legenda Buddha Tertawa)
Penulis: Jeffrey Seow
Tebal: 124 halaman
Harga: HABIS
Berat Buku: 121 g
Kulit Muka: Soft Cover Kondisi: Bagus (Buku Baru Stock Lama/SEGEL/Kondisi fisik sesuai foto)
Penerbit: PT Elex Media Komputindo Tahun: 2013 Cet.1
Bahasa: Indonesia/terjemahan

Sinopsis

Bersikaplah gembira, murah hati, bersuka-cita dan mampu memaafkan. Ya, Anda bisa memiliki semua sikap itu sekalipun Anda miskin harta sama sekali! Tersenyumlah senantiasa sekalipun orang memusuhi Anda. Sang Buddha Tertawa akan menunjukkannya kepada kita.

Salah satu ciri khas gambar Sang Buddha Tertawa adalah perutnya yang besar yang merupakan simbol kebahagiaan, keberuntungan, dan kemurahan hati. Cuping telinganya yang lebar menandakan kebijaksanaan. Gambar Sang Buddha Tertawa hampir selalu tampak mengenakan pakaian dengan kantung kain linen menggantung di salah satu bahunya. Di kantung itu ada benda-benda seperti permen untuk anak-anak, makanan, dan bahkan kesengsaraan dunia. Tas mewakili kepenuhan harapan atau berkat dari Sang Buddha.

Kebahagiaan adalah salah satu hadiah terbesar dari Sang Buddha Tertawa. Ia adalah dewa kebahagiaan, gelak tawa, kelimpahan dan kepenuhan kebijaksanaan. Banyak yang percaya bahwa dengan menggosok perutnya akan membawa sukacita, keberuntungan dan kemakmuran. Sebagai sosok yang membawa pencerahan, Sang Buddha Tertawa menggambarkan kenyataan bahwa semua elemen hidup yang baik membutuhkan keberuntungan dan kebijaksanaan yang dihargai.

Lihat Juga

Buku Unggulan


0 comments:

Post a Comment

Sudahkah Anda Baca Buku ini?