Aksi Smart BeLi BuKU Murah Berkualitas

Pemesanan Hubungi:
1. Djefi: SMS/Whatsapp: 0813-1063-6383 Pin BB: 750CEE3E, Email: order.buku@aksiku.com
2. Farida: SMS/Whatsapp: 0813-1555-4445 LINE: jualbukuseken
"Harga Belum Termasuk Biaya Ongkos Kirim"
"Pengiriman dilaksanakan sehari setelah Pembayaran"

Tuhan Tidak Tidur (Esai Kearifan Pemimpin)

Posted by Djefi Febian on Tuesday, March 13, 2018

www.aksiku.com
Tuhan Tidak Tidur

Tuhan Tidak Tidur

Tuhan Tidak Tidur

Tuhan Tidak Tidur

Sunardi Rinakit
Jual Buku Tuhan Tidak Tidur (Gusti Ora Sare)- Esai Kearifan Pemimpin
Penulis: Sukardi Rinakit
Tebal: viii, 248 halaman
Harga Buku: Rp. 30.000,-
Berat Buku: 240 g
Kulit Muka: Soft Cover Kondisi: Cukup (Buku Bekas/Kondisi fisik sesuai foto)
Penerbit: Buku Kompas Tahun: 2008 Cet.3
Bahasa: Indonesia

Sinopsis

Halaman pembuka terdapat stempel. Kertas halaman bercak kecoklatan.

Esai politik biasanya ditulis untuk mengomentari satu peristiwa politik di satu masa di satu masyarakat. Isinya bisa berupa analisis teoretik, pandangan pribadi si penulis berdasarkan pengalaman, atau gabungan dari keduanya.

Esai-esai politik Sukardi Rinakit dalam buku ini menembus persoalan politik yang jauh lebih dalam. Bagi Sukardi, politik merupakan semesta yang lebih luas, bukan sekadar alat untuk meraih kekuasaan sesaat, dan bahwa ada moralitas di dalamnya.

Maka, tidak berlebihan bila Soegeng Sarjadi dalam pengantarnya mengatakan, “Tulisan-tulisannya menyentuh kesadaran kita yang terdalam. Membaca tulisan-tulisannya kita bisa dibuat marah, tersenyum, termenung, atau menyadari ingin berbuat sesuatu.... [ tulisan-tulisan Sukardi merupakan] ungkapan terdalamnya, suara hatinya sebagai anak bangsa yang ingin melihat negaranya, pemimpinnya, peradaban bangsanya, presidennya, rakyatnya, menyadari betapa indahnya kehidupan, betapa rileksnya berpolitik itu....”

Gusti Ora Sare patut menjadi “bacaan wajib” bagi para politikus yang mau kekuasaan bertahan atau mereka yang hendak terjun ke dunia politik. Apalagi para pemimpin bangsa sekarang ini.

Previous
« Prev Post

Related Posts

9:15 PM

0 comments:

Post a Comment